DIALOG BERITA, Kisaran — Pemerintah Kabupaten Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai tulang punggung ekonomi lokal. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah penyerahan bantuan peralatan usaha kepada pelaku UMKM di Kecamatan Meranti.
Pada Selasa (14/10), Wakil Bupati Asahan, Rianto, SH, MAP, menyerahkan langsung bantuan berupa mesin dan perlengkapan kopi kepada Warung Kopi Laris Manis, yang dikenal sebagai salah satu usaha kuliner kreatif di wilayah tersebut. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Asahan, Sofyan Manulang, S.Sos, Kabid Perindustrian Amalia, SE, serta Sekcam Meranti.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rianto menyampaikan bahwa bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing pelaku UMKM. “Kami ingin warung ini semakin berkembang dan benar-benar menjadi tempat yang laris manis, sesuai namanya,” ujarnya disambut antusias warga sekitar.
Pemilik Warung Kopi Laris Manis, Tukiman, SH, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah daerah terhadap pelaku usaha kecil. “Bantuan ini sangat membantu kami dalam meningkatkan kualitas penyajian dan pelayanan kepada pelanggan,” ungkapnya kepada Dialog Berita.
Adapun bantuan yang diberikan meliputi:
- Mesin Kopi Espresso Ferrati Ferro tipe FCM 3605
- Mesin Penggilingan Kopi (Grinder) tipe HL 600N
- Coffee Scale EK 6012
- Saringan Kopi Ji Wei Jiu
- Mug Kopi
Langkah ini merupakan bagian dari strategi Pemkab Asahan dalam memperkuat ekosistem UMKM agar mampu bertahan dan berkembang di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.
Secara nasional, program bantuan ini juga mendukung kebijakan pemerintah pusat dalam mendorong transformasi ekonomi berbasis UMKM. Kementerian Koperasi dan UKM telah menetapkan peningkatan daya saing UMKM sebagai prioritas dalam pemulihan ekonomi pasca-pandemi. Dukungan berupa peralatan usaha seperti ini menjadi wujud nyata implementasi kebijakan tersebut di tingkat daerah.
Lebih jauh, bantuan ini juga mendukung agenda digitalisasi dan peningkatan kualitas produk UMKM agar mampu menembus pasar yang lebih luas, termasuk pasar ekspor. Dengan peralatan yang lebih modern dan efisien, pelaku usaha seperti Warung Kopi Laris Manis diharapkan mampu meningkatkan standar layanan dan kualitas produk, sehingga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan. (Red)
















