DIALOG BERITA, Batu Bara – Program Sanitasi PUPR Batu Bara bertujuan ringankan mebeban masyarakat miskin. Program pengelolaan dan pembangunan sistim air limbah domestik (sanitsi) ternyata memberatkan masyarakat. Di Kelurahan Pangkalan Dodek Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, Propinsi Sumatera Utara, Program Sanitasi ini nyatanya warga miskin penerima bantuan di bebani dengan biaya material.
Warga miskin penerima bantuan pembangunan sistim air limbah dalam (sanitsi) yang dikelola oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Kelurahan Pangkalan Dodek, Sumber Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024.
Nilai Anggaran Rp.520.000.000.00 (Lima Ratus Dua puluh Juta Rupiah) yang di peruntukan membangun dan membeli material serta upah.

Dari nilai anggaran data terhimpun sebanyak lima puluh enam (56) rumah tangga miskin dari lima lingkungan se Kelurahan Pangkalan Dodek, Kecamatan Medang Deras, masing-masing menerima Septitank, Klosed, material bangunan lengkap dengan upah pekerja.
Kepada awak media DIALOG BERITA, Sumber yang tak mau di sebut nama nya, pada Jum’at 11/10/2024, menyampaikan dari data masyarakat miskin penerima bantuan Sanitasi masih banyak yang belum terbangun hanya sebahagian saja baru terealisasi.
Sumber itu menyebutkan bahwa Penerima bantuan dari awal sudah mengeluarkan biaya untuk mengaktenotariskan kelompok sebesar Rp 30.000.00 perorang.
“Sekarang penerima bantuan juga di kenakan biaya untuk membeli material berupa batu dan pasir. Disamping biaya, penerima bantuan juga bekerja mengangkat material ke rumah masing-masing ketika dikerjakan,” ucap nya.
Sampai berita ini diturunkan belum didapat informasi dari pihak Perkerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Batu Bara karena kesibukan mereka. (zul)
















