• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Dialog Berita
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
Dialog Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
Home Pendidikan

Kisah Inspiratif : “Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Si Mbok Bakul Beras”

Redaksi by Redaksi
Agustus 7, 2024
in Pendidikan, Ragam
0
Kisah Inspiratif : “Sri Sultan Hamengkubuwono IX dan Si Mbok Bakul Beras”
0
SHARES
127
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Oleh : Pak Sanif

Suatu pagi Sri Sultan pulang dari Kaliurang dengan mengendarai mobil Jeepnya sendiri.

Sampai di sekitar Pakem, Sleman beliau di stop oleh perempuan tua, seorang bakul beras.

Sri Sultan pun segera memberhentikan mobilnya, seraya menyapa dengan ramah,

“Ada apa mbok?”

“Tolong mas, angkatkan beras ini saya mau ke Jogja” ujar si mbok bakul beras.

Dengan senyum-senyum Sri Sultan turun dan mengangkat beras itu ke dalam mobilnya sendirian.

Tanpa dipersilahkan si mbok bakul beras itu pun segera membuka pintu mobil dan masuk lalu duduk di samping sopir, sebagaimana kebiasaannya setiap hari dengan sopir-sopir angkutan yang lain.

Sri Sultan menyambut si mbok bakul beras dengan ramah. Bahkan selama di perjalanan Sri Sultan tekun mendengarkan si mbok bakul beras berceritera kesana kemari, sambil makan sirih.

Tanpa terasa sampailah kendaraan yang disopiri seorang “Raja” ini di depan Pasar Kranggan, Jogjakarta.

Si mbok pun bergegas menyuruh Sri Sultan menurunkan beras itu. Dengan tetap menunjukkan sikap yang santun Sri Sultan pun menurunkan beras itu dengan baik.

Kini tiba gilirannya si mbok bakul beras mencari uangnya yang dibundelan selendang atau ujung setagennya.

Ketika si mbok mengulurkan uang ongkos transportnya, sang sopir istimewa tadi menolak dengan halus, “Terimakasih mbok, tidak usah”. Kemudian mobil pun segera meluncur, berlalu meninggalkan si mbok bakul beras itu.

Apa yang terjadi dengan si mbok bakul beras? Tanpa dia sadari kejadian itu disaksikan oleh orang-orang di sekitarnya dengan penuh keheranan dan tanda tanya.

Si mbok bakul beras itu ngomel-ngomel karena sopir “Istimewa” tadi menolak bayaran, “Sopir ini bagaimana toh? Lah wong dikasih ongkos kok ndak mau, eeh malah langsung bablas pergi. Kalau kurang bayarane mbok yao ngomong, apa dikira saya ndak punya uang poh?”

Ketika sedang sibuk ngomel, datanglah seorang Polisi di Pos Jaga yang sejak tadi memperhatikan kejadian itu. Polisi itu menghampiri si mbok bakul beras seraya bertanya,

“Ada apa mbok, pagi-pagi kok sudah marah-marah?”

Dengan rasa kesal si mbok menjawab, “Itu tadi lho pak, Pak Sopir tadi kok malah nylonong saja, ndak mau saya bayar ongkosnya. Apa karena kurang bayarannya makanya terus pergi begitu saja? Saya kan gak enak hati, malu sama orang-orang yang jualan di sini. Pikirnya saya mung golek gratisan!”

Pak Polisi termangu-mangu mendengarkan keluh kesah si mbok bakul beras seraya bertanya, “Si mbok tau siapa sopir yang si mbok tumpangi tadi?”

Simbok tidak menjawab, tapi hanya menggelengkan kepala. Lalu Pak Polisi menjelaskan kepadanya, “Mbok, itu tadi bukan Sopir angkutan, tetapi Sinuwun Sri Sultan Hamengkubuwono. Lihat tadi mobilnya platnya AB 1”

Mendengar penjelasan Pak Polisi, spontan mbok bakul beras terperanjat, kaget bagaikan disambar geledek.

Kekagetan yang luar biasa yang tak pernah dialami sepanjang hidupnya, kemudian ia berteriak histeris,  “Aduuuh Gustiiiii!”

Tak lama berselang badan si mbok bakul beras itu gontai dan jatuh pingsan.

Dia merasakan Raja junjungannya yang selama ini sangat dihormati, sangat dicintai, senantiasa diagung-agungkan, kenapa disuruh ngangkat beras.

Yang tak habis pikirnya lagi, kenapa beliau mau begitu saja disuruh-suruh, kenapa beliau tidak menolaknya, kenapa tidak marah.

Itulah yang menjadikan penyesalan mendalam si mbok bakul beras sehingga ia pingsan.

Hikmah di balik kisah ini : “Apakah dengan berbuat seperti itu Sri Sultan turun derajadnya? Apakah dengan berbuat seperti itu kecintaan rakyat Jogja terhadap Sri Sultan luntur? Apakah perbuatan Sri Sultan membantu orang kecil dan orang miskin, menjadi terhina?”

Tentunya jawabannya “Tidak!”. Sungguh bahwa mutiara sekalipun apabila dimasukkan ke dalam lumpur tetap akan bersinar cemerlang. Tak sedikitpun berkurang kadar dan nilainya.

Demikianlah kisah penuh inspirasi ini disajikan untuk menjadi pembelajaran bagi kita. Semoga bermanfaat.

Catatan : Tulisan ini disadur dari kisah yang tertuang dalam buku “Tahta Untuk Rakyat”. (Penulis adalah Wartawan Dialog Berita, tinggal di Asahan)

Previous Post

Polisi Tilang Pengendara dengan STNK Kendaraan yang Sudah Habis Masa Berlaku, Ini Penjelasan Satlantas Polrestabes Medan

Next Post

Fantastik Anggaran yang Dikucurkan Oleh Dinas Pendidikan Kota Medan dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Untuk SMP N 24

Redaksi

Redaksi

Next Post
Fantastik Anggaran yang Dikucurkan Oleh Dinas Pendidikan Kota Medan dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Untuk SMP N 24

Fantastik Anggaran yang Dikucurkan Oleh Dinas Pendidikan Kota Medan dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara, Untuk SMP N 24

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

Desember 23, 2025
Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

November 14, 2024
Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Juli 29, 2025
Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Juli 7, 2025
JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

1

Feby Anazmi Gadis Cantik Kades Desa Banjar Kec.Air Joman Kabupaten Asahan

0
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

0

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Dituding Korupsi Rp.110,5 Milyar

0
Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

April 28, 2026
Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

April 27, 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

April 27, 2026
Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

April 26, 2026

Recent News

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

April 28, 2026
Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

April 27, 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

April 27, 2026
Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

April 26, 2026

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • TNI POLRI

Recent News

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

April 28, 2026
Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

April 27, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB