DIALOG BERITA – Dalam kesibukan hidup modern, sering kali kita terjebak dalam rutinitas dan melupakan hal terpenting: hubungan dengan orang tua. Tragisnya, peristiwa yang terjadi di Jonggol pada 15 Juni 2024, di mana sepasang opa dan oma ditemukan meninggal dunia dalam kesepian, menjadi pengingat pahit akan pentingnya perhatian kita terhadap mereka.
Kabar memilukan ini disampaikan oleh Grup Viral Peduli, yang kerap menyaring informasi dari berbagai daerah di nusantara. Mereka melaporkan bahwa selama sebulan, opa dan oma tersebut hidup tanpa ada yang menjenguk, menghadapi sakit dan kesepian sendirian. Kondisi yang mengenaskan ini menggambarkan penyesalan yang seharusnya tidak terjadi. Kita tak dapat membayangkan betapa beratnya perasaan terabaikan di akhir hidup mereka.

Orangtua kita telah berjuang tanpa henti demi masa depan kita. Mereka memberikan segalanya, mulai dari kasih sayang hingga pengorbanan, mendidik dan merawat kita dengan sepenuh hati. Namun, saat mereka menua, kita sering kali terjebak dalam kesibukan, melupakan kewajiban kita untuk menjenguk dan merawat mereka.
Kita perlu merenungkan pepatah bijak: “Orangtua bisa menjaga 10 anak hingga dewasa, tetapi belum tentu 10 anak bisa menjaga orangtua di masa tua.” Ini adalah panggilan untuk kita, agar tidak mengabaikan tanggung jawab memberikan kasih sayang dan perhatian.
Rutin menjenguk, berbincang, atau sekadar menanyakan kabar bisa membuat perbedaan besar. Hal-hal kecil ini bukan hanya menjaga hubungan, tetapi juga memberikan dukungan emosional yang mereka butuhkan.

Mari kita prioritaskan keluarga. Luangkan waktu untuk berbagi momen bersama, baik melalui telepon atau pertemuan langsung. Kesadaran kita untuk menjaga hubungan dengan orang tua akan menjadi warisan kasih sayang bagi generasi mendatang.
Jangan biarkan mereka merasakan kesepian di masa tua. Ambil pelajaran dari tragedi ini dan jadikan cinta serta perhatian kita sebagai prioritas. (Youthma)
















