MEDIA DIALOG NEWS, Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar menerima kunjungan silaturahmi dan audiensi dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Wilayah Jambi, Kamis (5/3/2026), di Lobi Utama Polda Jambi.

Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan antara profesi medis dan aparat penegak hukum, sekaligus memperkuat sinergi dalam perlindungan tenaga medis serta peningkatan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Audiensi dihadiri Ketua IDI Wilayah Jambi dr. H. Zuhdi Darma, Dir Intelkam Polda Jambi Kombes Pol. Yuli Haryudo, Kabid Dokkes Polda Jambi AKBP dr. Alfons Silawa, serta jajaran pengurus IDI Wilayah Jambi.
Dalam pertemuan tersebut, IDI Wilayah Jambi menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kapolda Jambi dalam membangun komunikasi lintas profesi. Kedua pihak membahas kerja sama dalam penanganan kasus medis yang memiliki aspek hukum, perlindungan profesi tenaga kesehatan, hingga peluang kolaborasi program kesehatan masyarakat.
Sinergi ini dinilai penting di tengah meningkatnya kompleksitas persoalan hukum di sektor pelayanan kesehatan.
Kapolda Jambi melalui Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji menyampaikan bahwa kolaborasi antara kepolisian dan tenaga medis memiliki peran strategis dalam menjaga keseimbangan antara penegakan hukum dan perlindungan profesi.
“Kapolda Jambi menyampaikan apresiasi atas kunjungan IDI Wilayah Jambi. Sinergi antara kepolisian dan tenaga medis sangat penting, terutama dalam memberikan perlindungan kepada tenaga kesehatan serta memastikan setiap penanganan kasus medis yang berkaitan dengan hukum dapat dilakukan secara profesional dan berkeadilan,” ujarnya.
Selain aspek hukum, audiensi juga membuka ruang kerja sama dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat di Provinsi Jambi.
Polda Jambi menyatakan komitmennya untuk terus membuka komunikasi konstruktif dengan berbagai organisasi profesi guna menciptakan pelayanan publik yang semakin responsif dan humanis.
“Kapolda Jambi berharap hubungan baik antara Polda Jambi dan IDI dapat terus terjalin, sehingga kolaborasi yang terbangun memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan pelayanan kesehatan dan kepastian hukum bagi tenaga medis,” tambahnya.
Pertemuan ini menjadi sinyal positif penguatan kolaborasi lintas sektor di Jambi, terutama dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan sekaligus menjaga stabilitas dan kepastian hukum. (Joe)
















