DIALOG BERITA, Jakarta – Kementerian Dalam Negeri melalui Ditjen Bina Pembangunan Daerah berkolaborasi dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) menyelenggarakan Pelatihan Meronce Selendang di Rumah Kriya Asri (RKA), Jakarta Selatan, Selasa (12/5). Kegiatan ini bertujuan memperkuat keterampilan kerajinan wastra sekaligus mendorong kreativitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Pelatihan dibuka oleh Ketua Dekranas dan dihadiri Direktur Sinkronisasi Urusan Pemerintahan Daerah III Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Fauzan Hasan, yang menyampaikan laporan panitia mewakili Dirjen Bina Pembangunan Daerah. Turut hadir jajaran pengurus Dekranas, TP PKK Pusat dan DKI Jakarta, serta anggota Bhayangkari Brimob.
Fauzan Hasan menegaskan bahwa pelatihan ini tidak hanya menjadi wadah pengembangan keterampilan, tetapi juga sarana pemberdayaan masyarakat melalui penguatan ekonomi kreatif berbasis kerajinan daerah. “Pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan keterampilan peserta dalam kerajinan wastra, mengembangkan kreativitas, sekaligus membuka peluang usaha yang mendorong kemandirian ekonomi,” ujarnya.
Meronce selendang merupakan teknik menghias kain dengan manik-manik, payet, mutiara, atau ornamen lain sehingga menghasilkan produk bernilai estetika tinggi. Peserta memperoleh pembekalan mulai dari pengenalan kerajinan, teknik dasar meronce, pemilihan bahan dan desain, hingga aplikasi ornamen pada kain.
Selain menjadi media pelestarian kerajinan wastra nusantara, kegiatan ini diharapkan memperluas keterampilan masyarakat dalam menghasilkan produk kreatif, inovatif, dan berdaya saing. Pelatihan ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada peserta terbaik sebagai bentuk apresiasi atas kreativitas dan hasil karya yang ditampilkan. (Nanang Husnie)















