MEDIA DIALOG NEWS, Penang (Malaysia) – Pelaksanaan wisuda Universitas Terbuka (UT) di Penang, Malaysia, Sabtu (04/04), berlangsung penuh khidmat dan kebanggaan. Momentum ini menjadi tonggak penting bagi para lulusan yang berhasil menuntaskan studi di tengah berbagai tantangan, khususnya mahasiswa Indonesia yang menempuh pendidikan di luar negeri.

Acara wisuda turut dihadiri perwakilan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Penang, yakni Safaat Ghofur bersama Prima Januar Sastrawiria selaku Konsul I dan Konsul II Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya (Pensosbud). Kehadiran mereka mencerminkan dukungan nyata pemerintah Indonesia terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia, terutama bagi WNI di luar negeri.
Wakil Rektor III UT, Prof. Dr. Paken Pandiangan, S.Si., M.Si., dalam sambutannya menegaskan komitmen UT sebagai perguruan tinggi yang memberikan akses pendidikan tinggi secara luas, fleksibel, dan berkualitas, tanpa terhalang jarak dan waktu.
Perwakilan KJRI Penang menyampaikan rasa bangga atas capaian para lulusan. Menurutnya, keberhasilan mahasiswa Indonesia di luar negeri menyelesaikan pendidikan tinggi merupakan bukti semangat juang dan komitmen untuk meningkatkan kualitas diri, sekaligus menjadi aset penting bagi bangsa.
Direktur UT Medan, Yasir Riady, juga memberikan apresiasi khusus. Ia menilai para lulusan memiliki semangat luar biasa dalam menyeimbangkan pekerjaan dan studi. “Kami sangat mengapresiasi para wisudawan yang mampu memanfaatkan waktu dengan baik hingga berhasil menyelesaikan pendidikan. Ini pencapaian yang patut menjadi inspirasi,” ujarnya.
Suasana haru dan bahagia menyelimuti prosesi wisuda, terutama saat pengukuhan simbolis dilakukan. Tangis haru dan senyum kebanggaan tampak menghiasi wajah para wisudawan yang telah melalui perjalanan panjang menempuh pendidikan.
Wisuda UT di Penang menjadi bukti bahwa keterbatasan jarak bukanlah penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Dengan sistem pembelajaran terbuka dan jarak jauh, UT terus memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia di berbagai penjuru dunia untuk meningkatkan kompetensi dan meraih masa depan lebih baik.
Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi masyarakat Indonesia lainnya, khususnya yang berada di luar negeri, untuk terus mengembangkan diri melalui pendidikan dan berkontribusi bagi pembangunan bangsa. (Nanang Jkt)
















