• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Dialog Berita
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
Dialog Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
Home Daerah

Wajib Dibaca..! 5 Pernyataan Sikap Deklarasi Aliansi Masyarakat Memilih Kotak Kosong pada Pilkada Asahan 2024

Redaksi by Redaksi
September 4, 2024
in Daerah, Politik, Ragam, Sumut
0
Hendra Syahputra, SP Dirikan GAMPILKOS untuk Menghidupkan Kembali Demokrasi di Asahan
0
SHARES
62
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DIALOG BERITA, Kisaran – Kordinator Aliansi Masyarakat Memilih Kotak Kosong, Hendra Syahputra, SP bersama timnya  mengeluarkan Pernyataan Deklarasi secara kolektif. “Maksud  kami supaya masyarakat Kabupaten Asahan bisa membacanya dengan seksama,” ujar Hendra, kepada Dialog Berita dan Media Dialog News, Rabu (4 September 2024) di Kisaran.

Dia berharap membaca adalah bagian dari literasi warga untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, agar tidak ada kesalahpahaman mengenai sikap yang diambil oleh calon pemilih yang menetapkan pilihannya kepada Kotak Kosong. Bahwa Demokrasi kata Hendra, merupakan kebebasan menentukan sikap dan pilihan untuk sama-sama memajukan Kabupaten Asahan. “Berikut secara utuh  kami sampaikan pernyataan sikap deklarasi Aliansi Masyarakat Memilih Kotak Kosong untuk dipublikasikan oleh siapa saja dan melalui media apa saja” imbuhnya, sembari manambahkan bahwa Deklarasi tersebut akan dibacakan di Taman Ma’djijat Kisaran, pada Hari ini Rabu, Pukul 16.00 Wib.

Kami, yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Memilih Kotak Kosong, dengan kesadaran penuh dan tanggung jawab terhadap masa depan demokrasi di Kabupaten Asahan, menyatakan sikap kami dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Asahan tahun 2024. Pernyataan ini didasarkan pada keprihatinan mendalam terhadap kondisi demokrasi di Asahan, khususnya terkait dengan adanya calon tunggal dalam pilkada kali ini.

  1. Penolakan terhadap Calon Tunggal: Menjaga Esensi Demokrasi

Demokrasi yang sehat adalah demokrasi yang menyediakan pilihan yang beragam bagi rakyat. Ketika masyarakat dihadapkan pada hanya satu pilihan kandidat, esensi demokrasi itu sendiri menjadi tereduksi. Pilkada seharusnya menjadi ajang kompetisi yang sehat di mana masyarakat dapat menentukan siapa yang paling layak untuk memimpin mereka berdasarkan visi, misi, dan program kerja yang ditawarkan oleh para calon. Namun, ketika hanya ada satu pasangan calon (paslon) yang bertarung, masyarakat tidak diberikan alternatif pilihan yang sebenarnya. Ini bukanlah demokrasi yang kita impikan.

Penolakan kami terhadap calon tunggal dalam Pilkada Asahan 2024 bukan semata-mata karena ketidaksukaan terhadap individu atau kelompok tertentu, melainkan sebagai bentuk perlawanan terhadap sistem politik yang tidak sehat dan tidak memberikan ruang yang cukup bagi munculnya calon-calon alternatif. Kami melihat adanya upaya untuk mempersempit ruang gerak demokrasi melalui pengaturan politik yang mengarah pada terciptanya calon tunggal, yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas. Kondisi ini menciptakan kesan bahwa demokrasi hanya menjadi formalitas belaka, tanpa memberikan pilihan nyata bagi masyarakat.

  1. Memilih Kotak Kosong sebagai Hak Demokratis

Dalam Pilkada Asahan 2024 ini, kami menyerukan kepada seluruh masyarakat Asahan untuk menggunakan hak mereka dengan bijaksana. Memilih kotak kosong adalah salah satu bentuk partisipasi politik yang sah dan diakui dalam sistem pemilihan kita. Hal ini merupakan ekspresi dari ketidaksetujuan terhadap calon tunggal dan menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan alternatif yang lebih baik. Dengan memilih kotak kosong, masyarakat Asahan dapat menyampaikan pesan yang jelas bahwa mereka tidak puas dengan terbatasnya pilihan yang disediakan oleh sistem politik saat ini.

Memilih kotak kosong juga merupakan bentuk pengawasan dan kontrol terhadap jalannya demokrasi. Ketika kotak kosong mendapatkan suara yang signifikan, hal ini akan menjadi sinyal kuat kepada para elit politik bahwa masyarakat menuntut proses demokrasi yang lebih terbuka dan kompetitif. Kami percaya bahwa suara masyarakat adalah kekuatan yang mampu mengarahkan perubahan, dan dengan memilih kotak kosong, kita dapat mendorong terciptanya iklim politik yang lebih baik di masa depan.

  1. Protes Terhadap Proses Demokrasi yang Tidak Sehat

Kami menilai bahwa proses politik yang mengarah pada munculnya calon tunggal adalah cerminan dari ketidakberesan dalam sistem demokrasi kita. Kondisi ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor, termasuk dominasi partai politik tertentu, kurangnya akses bagi calon independen, atau bahkan adanya intimidasi dan tekanan terhadap calon-calon potensial lainnya. Apapun penyebabnya, hal ini menunjukkan bahwa demokrasi kita sedang tidak sehat.

Pilkada seharusnya menjadi arena di mana ide dan program kerja dipertarungkan secara adil, bukan sekadar ajang untuk mengesahkan seorang calon yang sudah “ditentukan” sebelumnya. Kami melihat adanya upaya untuk membatasi ruang gerak demokrasi melalui berbagai cara yang pada akhirnya merugikan masyarakat luas. Oleh karena itu, memilih kotak kosong adalah cara kami untuk menyatakan protes terhadap proses yang tidak demokratis ini.

Kami juga menolak segala bentuk praktik politik yang merusak demokrasi, termasuk politik uang, politik identitas yang memecah belah, serta tekanan atau intimidasi terhadap pemilih dan calon. Kami mengajak seluruh masyarakat Asahan untuk tidak terpengaruh oleh godaan politik uang dan untuk memilih berdasarkan hati nurani. Demokrasi yang sehat hanya dapat terwujud jika masyarakat memiliki kebebasan penuh untuk memilih tanpa adanya tekanan atau paksaan.

  1. Komitmen terhadap Nilai-nilai Demokrasi dan Keterbukaan

Sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap masa depan Asahan, kami berkomitmen untuk terus memperjuangkan nilai-nilai demokrasi, keterbukaan, dan keadilan. Kami percaya bahwa demokrasi yang sejati hanya bisa tercapai jika semua elemen masyarakat dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, dan jika proses tersebut dilakukan secara transparan dan akuntabel.

Kami juga mendesak agar ke depan, proses pemilihan kepala daerah dilakukan dengan lebih terbuka dan kompetitif. Partai politik harus memberikan kesempatan yang lebih luas bagi calon-calon yang memiliki kapabilitas dan integritas untuk maju. Selain itu, kami juga mendukung adanya perbaikan dalam sistem pencalonan agar lebih inklusif, sehingga tidak hanya segelintir elit politik saja yang memiliki akses untuk mencalonkan diri.

Kami berharap bahwa dengan memilih kotak kosong, masyarakat Asahan dapat mendorong terwujudnya perubahan positif dalam sistem politik kita. Kami ingin melihat adanya pemimpin yang benar-benar dipilih karena kapabilitasnya, bukan karena keterbatasan pilihan yang ada. Kami percaya bahwa pemimpin yang baik adalah pemimpin yang lahir dari proses demokrasi yang adil dan kompetitif.

  1. Harapan untuk Masa Depan Asahan yang Lebih Baik

Dengan menyatakan sikap ini, kami juga ingin menyampaikan harapan kami untuk masa depan Asahan yang lebih baik. Kami ingin melihat Asahan menjadi daerah yang dipimpin oleh pemimpin yang berintegritas, visioner, dan benar-benar peduli terhadap kesejahteraan rakyat. Kami yakin bahwa hal ini hanya dapat terwujud jika demokrasi berjalan dengan sehat dan masyarakat diberikan pilihan yang beragam dan berkualitas.

Kami mengajak seluruh elemen masyarakat Asahan, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat, akademisi, kaum muda, dan seluruh warga, untuk bersatu padu dalam memperjuangkan demokrasi yang lebih baik. Pilkada Asahan 2024 harus menjadi momentum bagi kita semua untuk menunjukkan bahwa kita tidak akan tinggal diam ketika demokrasi kita terancam. Memilih kotak kosong adalah langkah awal menuju perubahan, namun perjuangan kita tidak boleh berhenti di sini.

Setelah Pilkada, kami akan terus mengawal jalannya pemerintahan agar tetap berada pada jalur yang benar. Kami akan terus bersuara dan memberikan kritik konstruktif kepada pemimpin yang terpilih, siapapun itu, demi kebaikan bersama. Kami juga berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya yang bertujuan untuk memperkuat demokrasi di Asahan, termasuk pendidikan politik bagi masyarakat, peningkatan partisipasi politik kaum muda, dan pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.

Aliansi Masyarakat Memilih Kotak Kosong tidak hanya lahir dari ketidakpuasan, tetapi juga dari harapan akan masa depan yang lebih baik. Kami percaya bahwa melalui tindakan yang tepat, kita bisa memperbaiki keadaan dan membangun Asahan yang lebih demokratis, adil, dan sejahtera. (Red)

 

Previous Post

Peduli Pagurawan Pj Bupati Batu Bara Rankul Komplin Dalam Aksi

Next Post

Unjuk Rasa GAPMI di Kantor Bupati dan DPRD Batu Bara Tuntut Camat Sei Balai Mundur dari Jabatan   

Redaksi

Redaksi

Next Post
Unjuk Rasa GAPMI di Kantor Bupati dan DPRD Batu Bara Tuntut Camat Sei Balai Mundur dari Jabatan   

Unjuk Rasa GAPMI di Kantor Bupati dan DPRD Batu Bara Tuntut Camat Sei Balai Mundur dari Jabatan   

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

Desember 23, 2025
Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

November 14, 2024
Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Juli 29, 2025
Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Juli 7, 2025
JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

1

Feby Anazmi Gadis Cantik Kades Desa Banjar Kec.Air Joman Kabupaten Asahan

0
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

0

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Dituding Korupsi Rp.110,5 Milyar

0
Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

April 28, 2026
Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

April 27, 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

April 27, 2026
Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

April 26, 2026

Recent News

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

April 28, 2026
Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

April 27, 2026
Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker: Lulusan Perguruan Tinggi Harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

April 27, 2026
Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

Aktivitas PETI Diduga Masih Berlangsung, Kapolsek Popayato Barat Tegaskan Bukan di Wilayahnya

April 26, 2026

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • TNI POLRI

Recent News

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

Hajatan UMKM Pulogebang Digelar Karang Taruna dan pemangku Wilayah Tersebut

April 28, 2026
Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

Perpustakaan Asahan Dorong Masyarakat Daftarkan Naskah Kuno sebagai Warisan Bangsa

April 27, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB