ADVERTISEMENT
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Dialog Berita
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
Dialog Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
Home Daerah

PT IPS Diduga Melebihi Izin Pelepasan Kawasan Hutan di Sei Kepayang, Asahan

Terdapat selisih 1.963,72 hektar, yang masih menjadi pertanyaan terkait sumber kepemilikannya

Redaksi by Redaksi
Mei 10, 2025
in Daerah, Hukrim, Sumut
0
PT IPS Diduga Melebihi Izin Pelepasan Kawasan Hutan di Sei Kepayang, Asahan
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

DIALOG BERITA, Kisaran – PT Inti Palm Sumatera (PT IPS) membuka lahan perkebunan kelapa sawit di Hutan Nantalu, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan, berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: SK. 19/Menhut-II/2009 yang mengizinkan pelepasan 6.215,8 hektar kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi.

Namun, fakta di lapangan menunjukkan bahwa lahan yang dikelola PT IPS melebihi batas izin yang diberikan, mengarah pada dugaan adanya pertambahan luas areal perkebunan yang berasal dari transaksi dengan masyarakat setempat.

PT IPS: Perusahaan Berbadan Hukum Sejak 2007

PT IPS adalah perusahaan yang bergerak di bidang pertanian dan perkebunan, berkantor pusat di Medan, dan didirikan berdasarkan Akta Notaris Soeparno, SH pada 22 Agustus 2006.

Perusahaan ini mendapatkan legalitas sebagai badan usaha resmi berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor W2-00252 HT.01.01-TH.2006, yang kemudian terdaftar di Kantor Pendaftaran Perusahaan Kota Medan pada 9 Mei 2007.

Sejak saat itu, PT IPS beroperasi secara sah di Kabupaten Asahan, dengan fokus utama pada usaha perkebunan kelapa sawit.

Izin Lokasi Awal dan Pelepasan Kawasan Hutan

Pada 26 Januari 2007, PT IPS hanya mendapatkan izin lokasi seluas 5.500 hektar dari Bupati Asahan, melalui SK Nomor 27/PEM/2007, untuk kepentingan usaha perkebunan kelapa sawit.

Dua tahun berselang, tepatnya pada 27 Januari 2009, PT IPS memperoleh izin pelepasan kawasan hutan melalui Keputusan Menteri Kehutanan RI Nomor: SK. 19/Menhut-II/2009, dengan luas 6.215,8 hektar di Kelompok Hutan Nantalu, Kecamatan Sei Kepayang, Kabupaten Asahan.

Namun, terdapat perbedaan luas antara izin lokasi yang diberikan Bupati Asahan (5.500 hektar) dan izin pelepasan kawasan hutan dari Menteri Kehutanan (6.215,8 hektar), menyisakan 715,2 hektar lahan tambahan.

Pertambahan Luas Areal Perkebunan yang Dipertanyakan

Menurut informasi yang diperoleh redaksi MEDIA DIALOG NEWS, lahan yang dikelola PT IPS melebihi izin lokasi maupun izin pelepasan hutan.

Data menunjukkan bahwa pada tahun 2010, PT IPS mendapatkan Hak Guna Usaha (HGU) seluas 8.179,52 hektar, berdasarkan tiga lembar sertifikat yang diterbitkan oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN) RI, yaitu:

  1. Keputusan Kepala BPN RI Nomor 51/HGU/BPN RI/2010 – Pemberian HGU atas nama PT IPS dengan luas 4.089,76 hektar pada 24 Agustus 2010.
  2. Sertifikat HGU Nomor 21/Desa Sei Paham & Perbangunan – 1.652,67 hektar, diterbitkan pada 24 November 2010.
  3. Sertifikat HGU Nomor 22/Desa Sei Paham & Perbangunan – 2.437,09 hektar, diterbitkan pada 24 November 2010.

Jika dibandingkan dengan izin pelepasan hutan yang hanya 6.215,8 hektar, maka terdapat selisih 1.963,72 hektar, yang masih menjadi pertanyaan terkait sumber kepemilikannya.

Dilaporkan ke Satgas PKH di Jakarta

Hingga saat ini, PT IPS menguasai lahan perkebunan kelapa sawit yang lebih luas daripada izin pelepasan kawasan hutan yang diberikan oleh Menteri Kehutanan RI.

Redaksi MEDIA DIALOG NEWS akan terus menelusuri informasi lebih lanjut terkait asal-usul pertambahan lahan, termasuk dugaan bahwa tambahan luas lahan tersebut diperoleh melalui transaksi dengan masyarakat setempat. Fenomena ini juga memerlukan kajian apakah kelebihan lahan HGU selama ini telah dibayarkan pajaknya kepada negara atau tidak.

Tim investigasi mediadialognews.com dan dialogberita.com mensinyalir adanya aliran dana abadi setiap bulan kepada sejumlah pihak di Kabupaten Asahan. Informasi ini belum terkonfirmasi, Tim masih menelusuri kebenarannya di lapangan. Namun saat ini Pemimpin Redaksi kedua media ini sedang melakukan uji petik dan menyampaikan laporan ke Tim penyelamatan hutan yang dibentuk oleh Presiden Prabowo Subianto dikenal sebagai Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) di Jakarta.

Satgas ini dibentuk berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025 dan bertugas untuk memberantas aktivitas ilegal di kawasan hutan, meningkatkan tata kelola lahan, serta memaksimalkan penerimaan negara.

Satgas ini berada langsung di bawah koordinasi Presiden dan dipimpin oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sebagai Ketua Pengarah. Struktur organisasi Satgas mencakup berbagai pejabat tinggi, termasuk Jaksa Agung, Panglima TNI, Kapolri, serta beberapa menteri terkait (Edi Prayitno)

Previous Post

Jalan Ditutup Tembok, Warga dan DPRD Asahan Datangi Yayasan Maitreyawira

Next Post

Penghentian Penyelidikan Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Luwu Tuai Sorotan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Penghentian Penyelidikan Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Luwu Tuai Sorotan

Penghentian Penyelidikan Dugaan Penimbunan BBM Bersubsidi di Luwu Tuai Sorotan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

Desember 23, 2025
Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

November 14, 2024
Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Juli 29, 2025
Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Juli 7, 2025
JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

1

Feby Anazmi Gadis Cantik Kades Desa Banjar Kec.Air Joman Kabupaten Asahan

0
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

0

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Dituding Korupsi Rp.110,5 Milyar

0
Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Juni 17, 2026
Janji Pejabat yang Tak Kunjung Ditepati: Ketika Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan

Janji Pejabat yang Tak Kunjung Ditepati: Ketika Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan

Juni 13, 2026
Fasilitasi Ranpergub RKPD Jawa Barat Tahun 2027, Kemendagri Tekankan Kualitas Perencanaan

Fasilitasi Ranpergub RKPD Jawa Barat Tahun 2027, Kemendagri Tekankan Kualitas Perencanaan

Juni 12, 2026
FGD Penanggulangan Dengue Bahas Operasionalisasi RAN 2026–2029 Menuju Zero Death 2030

FGD Penanggulangan Dengue Bahas Operasionalisasi RAN 2026–2029 Menuju Zero Death 2030

Juni 10, 2026

Recent News

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Juni 17, 2026
Janji Pejabat yang Tak Kunjung Ditepati: Ketika Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan

Janji Pejabat yang Tak Kunjung Ditepati: Ketika Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan

Juni 13, 2026
Fasilitasi Ranpergub RKPD Jawa Barat Tahun 2027, Kemendagri Tekankan Kualitas Perencanaan

Fasilitasi Ranpergub RKPD Jawa Barat Tahun 2027, Kemendagri Tekankan Kualitas Perencanaan

Juni 12, 2026
FGD Penanggulangan Dengue Bahas Operasionalisasi RAN 2026–2029 Menuju Zero Death 2030

FGD Penanggulangan Dengue Bahas Operasionalisasi RAN 2026–2029 Menuju Zero Death 2030

Juni 10, 2026

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • TNI POLRI

Recent News

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Lantik 10 Pejabat, Menaker Tekankan Penguatan K3 dan Tata Kelola yang Akuntabel

Juni 17, 2026
Janji Pejabat yang Tak Kunjung Ditepati: Ketika Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan

Janji Pejabat yang Tak Kunjung Ditepati: Ketika Kepercayaan Publik Menjadi Taruhan

Juni 13, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB