DIALOG BERITA, Deli Serdang – Imelda salah satu korban pencurian meteran air PAM, meminta Penegak Hukum meningkatkan kembali Kamtibmas ditengah tengah lingkungan masayarakat, sabtu (13 Juli 2024).
Ia menuturkan akibat pencurian meteran dirinya tersebut mengalami kerugian, karena harus memasang meteran baru yang memakan biaya sedikit, apalagi ekonomi sedang sulit begini.
Imelda menceritakan kronologi terjadi pencurian tersebut sekitar Pukul 05:00 Wib, Ia baru mengetahui pada saat bangun tidur sekitar pukul 06:00 wib.
Setelah mengetahui meteran airnya hilang, “Saya langsung berkodinasi ke kantor PDAM cabang Diski yang berada di KM 13 Medan-Binjai, untuk memberitahukan bahwa meteran nya hilang dicuri orang yang tidak dikenal saat menjelang pagi hari.
Ia menuturkan di wilayah tempat tinggalnya ada petugas jaga malam dan mereka sering patrol 1 jam sekali, “Mungkin pencuri meteran air ini sudah menggamati tempat tinggal saya dan mengetahui kapan waktu patrol petugas” ujarnya sembari menambahkan selama sebulan ini di desa kami sudah 7 kali pencurian meteran air.
Imelda berharap pencuri meteran secepatnya ditangkap, karena sangat meresahkan masyarakat. Dari informasi yang didapat awak media di lapangan, akibat pencurian meteran air ini warga mengalami kerugian. Biaya pemasangan meteran air PAM yang baru memakan biaya Rp 680.000. (M.Zulfahri Tanjung)
















