• Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik
Dialog Berita
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
No Result
View All Result
Dialog Berita
No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI
Home Daerah

Irawan: Dari Musik ke Film, Menemukan Rumah Kreativitas di Asahan

Redaksi by Redaksi
Desember 8, 2025
in Daerah, Ragam, Sumut
0
Irawan: Dari Musik ke Film, Menemukan Rumah Kreativitas di Asahan
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

MEDIA DIALOG NEWS – Di sebuah rumah sederhana di Desa Silo Bonto, Kecamatan Silau Laut, kisah seorang anak pertama dari tujuh bersaudara dimulai. Bambang Irawan, lahir pada 15 Desember 1987 di Silo Lama, dari pasangan Sabariatik dan Basri Ali, tumbuh dalam keluarga Melayu-Jawa yang sarat nilai tradisi. Nama awalnya, Bambang Irawan, sempat melekat, namun dibuang nama depannya karena terasa berat dan ia sakit-sakitan. Nama Irawan, terasa lebih ringan dan sederhana. Nama itu menjadi doa: agar ia tumbuh lebih kuat, lebih tahan banting, dan kelak menempuh jalan yang tidak biasa.

Masa Kecil dan Pendidikan

Sejak kecil, Irawan sudah akrab dengan dunia pendidikan berbasis agama. Ia bersekolah di Madrasah Ibtidaiyah Annajah Syech Silau, lalu melanjutkan ke SMP dan MTS. Masa remajanya diwarnai kehidupan pesantren, sempat belajar di Darul Arofah, sebelum pindah ke Madrasah Aliyah Swasta (MPI) Silo Bonto.

Ia sempat mencoba jalur akademik di Amik Komputer Triguna Darma Medan, namun tidak selesai. “Aku merasa panggilan jiwaku bukan di komputer, tapi di musik,” kenangnya. Kalimat itu menjadi titik balik: ia memilih jalan yang penuh risiko, tapi sesuai dengan suara hatinya.

Lingkungan pesantren dan sekolah agama membentuk disiplin serta nilai spiritual yang kelak menjadi fondasi dalam berkesenian. Dari ruang kelas sederhana, ia belajar bahwa ilmu bukan hanya soal akademik, tetapi juga tentang menemukan panggilan jiwa.

Hijrah ke Jakarta: Musik dan Majalah

Tahun 2009, Irawan hijrah ke Jakarta. Ia bergabung dengan Band ESLOLi, sambil menjaga Studio Musik ARMI di Rawamangun. Hidupnya keras: tidur di studio, makan seadanya, bekerja di sebuah majalah modeling bagian layout.

“Jakarta itu keras, tapi di situ aku belajar bertahan,” ujarnya. Malam-malam panjang di studio, suara gitar dan drum yang tak pernah berhenti, menjadi saksi perjuangannya. Hingga tahun 2015, kesempatan besar datang: tawaran rekaman di Malaysia.

Jakarta memberinya pelajaran tentang ketekunan. Di kota yang tak pernah tidur, ia belajar bahwa mimpi hanya bisa bertahan jika disertai keberanian menghadapi kenyataan.

Malaysia: Antara Harapan dan Realita

Di Malaysia, Irawan menandatangani kontrak dengan Belantara Asia Record bersama band Snaiper. Lima lagu berhasil direkam, namun tak pernah benar-benar sampai ke panggung besar.

“Di Malaysia aku belajar, kadang mimpi tidak selalu berjalan lurus. Musik memberiku banyak hal, tapi aku sadar ada jalan lain menunggu,” katanya. Dari nada, ia mulai melirik warna: seni rupa.

Pengalaman ini menjadi titik refleksi. Ia menyadari bahwa kegagalan bukan akhir, melainkan pintu menuju eksplorasi baru. Dari panggung musik, ia mulai membuka diri pada dunia visual.

Seni Rupa dan Eksperimen Inai

Sekitar tahun 2016–2017, ia kembali ke Medan. Di Lapangan Merdeka, ia bergaul dengan para pelukis. Ia bereksperimen dengan tato inai halal, membuka lapak tato temporer.

“Seni itu luas. Aku ingin mencoba semua, bahkan yang sederhana seperti inai, bisa jadi karya,” ucapnya. Dari tinta sementara, ia belajar bahwa seni bisa melekat meski hanya sekejap, namun tetap meninggalkan kesan.

Eksperimen ini menunjukkan keberaniannya menembus batas. Ia tidak takut dicap nyeleneh, karena baginya setiap medium adalah peluang untuk menyampaikan pesan.

Anak Semut Production: Dari Film Pendek ke Juara

Tahun 2018, ia mendirikan Anak Semut Production. Film pendek perdana berjudul “Rundung” masuk 100 besar Indonesian Short Festival. Tahun berikutnya, film “Awas Ada Polisi” meraih juara 1 dalam lomba Asahan Short Movie yang digelar Polres Asahan.

Film ini melibatkan polisi sungguhan, membuat warga sempat mengira ada razia betulan. “Saat itu aku sadar, film bisa membuat orang percaya, bisa membuat orang berhenti sejenak,” katanya sambil tersenyum. Sejak saat itu, ia sebentar meninggalkan musik. “Aku merasa bakatku ada di film. Musik memberiku pintu, tapi film memberiku rumah,” tegasnya.

Keberhasilan ini menjadi tonggak penting. Ia membuktikan bahwa karya lokal bisa bersaing, bahkan mengelabui realitas dengan kekuatan cerita.

Dari Jingle ke Mimpi Film Panjang

Tahun 2020, ia memenangkan Sayembara Jingle KPU Asahan. Musik dan rupa kini berpadu dalam dunia perfilman. Ia menyampaikan mimpi besarnya kepada Bupati Asahan: membuat film panjang berdurasi 60 menit bersama komunitas teater lokal.

“Ini bukan soal uang, bukan soal keuntungan. Ini soal mimpi besar. Aku ingin Asahan punya filmnya sendiri,” ujarnya penuh semangat. Kalimat itu menjadi manifesto seorang seniman daerah yang ingin karyanya berdiri sejajar dengan karya nasional.

Mimpi film panjang ini bukan sekadar ambisi pribadi, melainkan cita-cita kolektif. Ia ingin Asahan dikenal bukan hanya lewat berita, tetapi juga lewat karya seni yang abadi.

Mengejar Perfilman Nasional

Sejak 2021 hingga 2025, Irawan konsisten mengejar event perfilman nasional. Ia lebih dominan membuat film fiksi, meski pernah mencoba dokumenter dan animasi. Tema besar yang ia cari adalah drama inspiratif dari tanah Asahan.

“Aku ingin cerita dari kampungku bisa ditonton orang banyak. Karena di kampung, ada kisah yang lebih jujur,” katanya. Baginya, film bukan sekadar hiburan, melainkan cermin kehidupan.

Dengan konsistensi itu, ia menempatkan dirinya sebagai jembatan antara lokal dan nasional. Ia percaya, kisah kecil dari kampung bisa menjadi narasi besar di layar lebar.

Musik Kembali: SAIVA dan Firefly Record

Meski fokus di film, musik tetap hadir. Tahun 2024, bersama sahabat seperjuangan Win Amdika, ia membentuk band SAIVA di Asahan. Lagu mereka masuk ke label Firefly Record, sub-label Musica Studios. Tiga lagu direkam, lalu berlanjut empat lagu lagi.

Namun, di saat yang sama, Anak Semut Production mulai redup. Sebagai gantinya, ia membuka Hystoria Studio Space di Kisaran: studio foto sekaligus coffee shop. Tempat ini menjadi wadah kreatif berkelanjutan, mendukung komunitas seni lokal. “Studio ini bukan sekadar usaha, tapi ruang untuk anak-anak muda berkarya,” jelasnya.

Studio ini menjadi simbol transisi: dari layar ke ruang komunitas. Ia ingin membuktikan bahwa kreativitas tidak boleh berhenti, meski medium berubah.

Filosofi Hidup

Motto hidupnya sederhana namun kuat: “Jangan pernah katakan tidak bisa jika belum mencoba.”

Baginya, setiap karya adalah percobaan, setiap kegagalan adalah pelajaran, dan setiap kemenangan adalah pijakan untuk langkah berikutnya. Catatan terakhir yang ia tinggalkan begitu tegas: “Menang di judul film, menang semuanya.”

Filosofi ini bukan sekadar kata-kata, melainkan prinsip yang ia jalani. Ia percaya bahwa keberanian mencoba adalah inti dari perjalanan seorang seniman.

Penutup

Irawan adalah potret seniman yang tidak pernah berhenti mencoba. Dari musik ke seni rupa, dari tato inai ke film pendek, dari panggung ke layar. Ia menjahit mimpi dengan benang kesabaran dan keberanian.

Kisahnya bukan sekadar perjalanan pribadi, melainkan inspirasi bagi generasi muda Asahan: bahwa mimpi besar bisa lahir dari desa kecil, dan bahwa seni adalah jalan panjang yang layak diperjuangkan. (Edi Prayitno)

Karya yang dihasilkan

  1. RUNDUNG (2018)

The Top 100 Finalist Indonesian Short Film Festival (ISFF 2018)

Link Youtube : https://youtu.be/npJZTvnsYVk

  1. AWAS ADA PAK POLISI (2019)

Juara 1 POLRES ASAHAN Video Competition 2019

Link Youtube :

https://youtu.be/4V-fZSQTlEg

  1. ALADIN & POLISI SANG PENOLONG (2019)

Peserta pada POLRES ASAHAN Video Competition 2019

Link Youtube :

https://youtu.be/ZmDekvQz73I

  1. PATRIOT C-19 (2020)

Peserta Kompetisi Video Kreatif Kodam 1 Bukit Barisan 2020

Link Youtube :

https://youtu.be/Bj7pX3f5hRM

  1. MIMPI UNTUK ASAHAN (2020)

Juara 1 Kompetisi Video Kreatif PDI-P Asahan 2020

Link Youtube :

https://youtu.be/CDlHIrsE8q0

  1. INILAH MIMPIKU (2020)

Juara 2 Kompetisi Video Kreatif PDI-P Asahan 2020

Link Youtube :

https://youtu.be/tCvBDqfPRFQ

  1. 5 TIPS MENCEGAH PERNIKAHAN USIA ANAK

Juara 1 Lomba Video Pendek Hari Anak Nasional 2020 oleh Rumah Caper & Forum Anak Kabupaten Asahan

Link Youtube :

https://youtu.be/zQcrzMXf2zE

  1. MESJID HERO (2020)

Juara Harapan 2 Kompetisi Video Kreatif BKPRMI tingkat nasional 2020

Link Youtube : https://youtu.be/bTXFs_II00U

  1. TOLAK POLITIK UANG (2020)

Juara 2 Lomba Video Sosialisasi Partisipasi Masyarakat pada Pemilihan Bupati & Wakil Bupati Asahan 2020

Link Youtube : https://youtu.be/P0jm7yiY2dQ

  1. PENCAK SILAT SILAU LAUT -WARISAN TUAN SYECH SILAU (2021)

Peserta pada Kompetisi Video Kemdikbud RI “Cerita Budaya Desaku”

Link Youtube :

https://youtu.be/eLFOa5qF_5U

  1. MILLENIAL SADAR GAUL – PACARAN NO MENIKAH YES (2021)

Juara 3 Islamic Animated Short Movie Competition 2021 Tingkat Kalimantan Selatan yang diadakan oleh Kementerian Agama

Link Youtube :

https://youtu.be/Z3mTmCt073k

  1. MEMBANGUN LITERASI NEGERI DARI ASAHAN (2021)

Peserta pada Video Literasi Masyarakat dalam Festival Literasi Indonesia 2021

Link Youtube : https://youtu.be/PrD1908G6BQ

  1. MANGROVE UNTUK SUMBER KEHIDUPAN BARU (2021)

100 Pemenang Umum dalam Festival Pahlawan Desa 2021 Piala Megawati “Kawal Pancasila dari Desa” pada Rangkaian Bulan Bung Karno

Link Youtube : https://youtu.be/9jAk2pMd1-4

  1. MILLENIAL KREATIF PENGGALI POTENSI DESA (2022)

Juara Harapan pada Festival Millenial Pelopor Desa – Festival Desa 2022 Piala Megawati

Link Video : https://youtu.be/1IzlFKDVjas?si=FnousXfbcbZHmym_

  1. KENDURI LAUT (2022)

Juara Harapan pada Festival Syukur Rakyat Desa – Festival Desa 2022 Piala Megawati

Link Video : https://youtu.be/SqoSszofVFs?si=-5HtppTmhhDyscM-

  1. TANJAK UNTUK SESAMA (2022)

Peserta pada Sagara Film Festival 2022 Partai Gelora Indonesia

Link Youtube :

https://youtu.be/ZYb1sOinhTo

  1. REHAL (2022)

Juara 1 Tingkat Provinsi Sumatera Utara pada Kompetisi Film Pendek Islami 2022 oleh Kementerian Agama RI

Link Youtube :

https://youtu.be/YBWZuZf-V-4

  1. SADAR-Sahabat Dari RRT (2022)

Peserta pada Kompetisi Video Indo-China 2022

Link Video : https://youtu.be/B6DwnT8iQ7Y?si=0WS9dhm-qfjauNly=

  1. BAYAR PRAKTIS DENGAN QRIS (2022)

Juara Terfavorit pada Lomba Film Pendek BI Pematang Siantar Lomba Video Qris 2022

Link Youtube :

https://youtu.be/-DQwTLbCnWU

  1. DARI SILAU LAUT UNTUK INALUM (2022)

Juara 3 Inalum Video Competition 2022 Sumatera Utara

Link Video :

https://youtu.be/45rhcfpt4Z4

  1. PENCAK SILAT WARISAN BUDAYA TUAN SYECH SILAU (2022)

Nominasi 18 Film Pendek Dokumenter dalam Festival Film Sumatera Utara Tahun 2022

Link Video :

https://youtu.be/VHKWWKShsc0?si=9RSzt05n68En7_eK

  1. CERITA BERKOKOK-Beras Kontra Rokok (2023)

Film pendek yang diproduksi bersama RAYA INDONESIA

Link Video :

https://youtu.be/07jl_NxZsAU?si=IphYsiwKtgnDNrJV

  1. ADA DIMANA-MANA (2023)

Film pendek yang diproduksi bersama RAYA INDONESIA

Link Video :

https://youtu.be/Qud-79kZuaM?si=ey0OSaUzw34mHdnC

  1. SESAMA (2023)

Juara harapan 3 pada Kompetisi Video Pertahanan Negara oleh LEMHANNAS RI 2023

Link Video :

https://youtu.be/o5bbm3t4H2I?si=tfOXpYgilmx9ZdVp

  1. AMANAH DARI AMINAH (2023)

Peserta pada Anti Corruption Film Festival (ACFF) 2023

Link Video :

https://youtu.be/0xf-iHIRRfo?si=_OV4ECJU4FZ-oLqc

  1. BERTUAH (2023)

Juara Harapan kategori Petuah pada Festival Desa Piala Megawati 2023

Link Video :

https://youtu.be/da5n_HJhAs0?si=2TbxF6jqttudreY5

  1. KOIN (2023)

Juara Harapan kategori Petuah pada Festival Desa Piala Megawati 2023

Link Video :

https://youtu.be/Tdaeoe3aY9Q?si=zlCoaayuruKt3Zox

  1. PANTANG (2023)

Juara Harapan kategori Mitos pada Festival Desa Piala Megawati 2023

Link Video :

https://youtu.be/kk-3II-I6DA?si=d-oDgLGlLriejhXI

  1. KORBAN QURBAN (2023)

Juara 3 Kategori Humor pada Festival Desa ke-3 Tahun 2023 Piala Megawati

Link Video : https://youtu.be/RDW6cM7rAZI?si=X9llgDhpdmnvunQN

  1. CEPAT ANTAR (2024)

Peserta pada JNE Content Competition 2024

Link Video : https://youtu.be/Uch9WZbuefQ?si=IZl2v7DLZO9LSnBt

  1. CAHAYA ILMU (2024)

Juara 2 pada Kompetisi Film Pendek Islami Kemenag Sumatera Utara 2024

Link Video : https://youtu.be/yxMHoVHQFOw?si=A5s7ojMXVtSS1VV1

  1. MAKMAS-Makmurkan Masjid (2024)

100 besar pada Festival Film Pendek 2024 Marbot Aplikasi (Tema :Semangat Memakmurkan Mesjid)

Link Video : https://youtu.be/7fizq7mvrHM?si=UWFMdXr0lizALGkU

  1. MENJAGA KEARIFAN LOKAL Desa Silo Lama (2024)

Peserta pada Festival Desa Piala Megawati 2024 Kategori Desa Wisata

Link Video : https://youtu.be/c1usD4ngydY?si=DaiDW0ID4mdQ_Yf3

  1. CAHAYA ILMU (2024)

Juara 2 pada Kompetisi Film Islami Tingkat Nasional 2025

Link Video : https://youtu.be/yxMHoVHQFOw?si=A5s7ojMXVtSS1VV1

 

Pengumuman

Dialog Berita bersama Media Dialog News saat ini tengah melakukan pencarian 100 figur tokoh Kabupaten Asahan untuk ditulis riwayat hidup singkat serta perannya di berbagai bidang.

Tokoh-tokoh tersebut akan dipilih berdasarkan kiprah, kontribusi, dan keteladanan yang layak dijadikan panutan bagi masyarakat. Bidang yang dimaksud mencakup pemerintahan, pendidikan, kesehatan, jurnalistik, olahraga, agama, hukum, politik, budaya, ekonomi, sosial, hingga gerakan masyarakat sipil.

Kami mengundang partisipasi pembaca untuk mengusulkan nama tokoh yang dianggap layak masuk dalam daftar ini. Usulan dapat dikirimkan ke redaksi dengan format:

  • Nama Tokoh : ——————————
  • Nomor Ponsel Tokoh : ——————
  • Bidang Kiprah : —————————
  • Alasan singkat mengapa tokoh tersebut layak dijadikan panutan : ————

Kirimkan usulan melalui email: edi_batakpos@yahoo.com atau WhatsApp: 0889-9737-2905

Hasil pencarian ini akan dipublikasikan secara bertahap dalam bentuk tulisan feature, sehingga masyarakat dapat mengenal lebih dekat figur-figur inspiratif dari Asahan. Pada akhirnya, 25 tokoh terpilih akan diseleksi kembali untuk diterbitkan menjadi sebuah buku.

(Redaksi Dialog Berita & Media Dialog News)

Previous Post

Pohon Tumbang Timpa Alat Berat di Pulogadung

Next Post

Menimbang Kriteria Seorang Tokoh: Antara Pengaruh, Integritas, dan Dosa Masa Lalu

Redaksi

Redaksi

Next Post
Menimbang Kriteria Seorang Tokoh: Antara Pengaruh, Integritas, dan Dosa Masa Lalu

Menimbang Kriteria Seorang Tokoh: Antara Pengaruh, Integritas, dan Dosa Masa Lalu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Stay Connected test

  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

UMK Asahan 2026 Naik Jadi Rp.3.531.361, UMSK Sawit dan Karet Ikut Disesuaikan

Desember 23, 2025
Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

Direktur RSUD HAMS, Kurniady Sebayang Tidak Peduli Ada Warga Miskin 2 Hari Tertahan karena Tak Mampu Bayar Biaya Pengobatan

November 14, 2024
Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Dugaan Penyalahgunaan Jabatan dan Korupsi Dana Desa, GARDA-MU Seret Kades Molosipat Utara ke Kejaksaan Negeri Kabupaten Pohuwato

Juli 29, 2025
Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Erens Feninlambir Klarifikasi soal Isu SK Siluman PPPK: Dukung Pembentukan Pansus, Bantah Jadi Aktor Intelektual

Juli 7, 2025
JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

JPKP Sumut Laporkan Dugaan Penyimpangan Dana Desa Sidomulyo ke Kejati

1

Feby Anazmi Gadis Cantik Kades Desa Banjar Kec.Air Joman Kabupaten Asahan

0
Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Pemprov Sumut Tanam Mangruf di Pantai Romantis Nagalawan

0

Kepala Dinas Pendidikan Asahan Dituding Korupsi Rp.110,5 Milyar

0
Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mei 4, 2026
Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Mei 3, 2026
Rokok Ilegal Bebas Beredar di Kisaran, LAPPAN Duga Ada Perlindungan APH

Rokok Ilegal Bebas Beredar di Kisaran, LAPPAN Duga Ada Perlindungan APH

Mei 2, 2026
Musyda Perdana Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu, Rokip Andini Terpilih Ketua

Musyda Perdana Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu, Rokip Andini Terpilih Ketua

Mei 2, 2026

Recent News

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mei 4, 2026
Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Mei 3, 2026
Rokok Ilegal Bebas Beredar di Kisaran, LAPPAN Duga Ada Perlindungan APH

Rokok Ilegal Bebas Beredar di Kisaran, LAPPAN Duga Ada Perlindungan APH

Mei 2, 2026
Musyda Perdana Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu, Rokip Andini Terpilih Ketua

Musyda Perdana Pemuda Muhammadiyah Kepulauan Seribu, Rokip Andini Terpilih Ketua

Mei 2, 2026

Browse by Category

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Internasional
  • Nasional
  • Pendidikan
  • Politik
  • Ragam
  • Sumut
  • TNI POLRI

Recent News

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mafia Peradilan di Pemalang: Dugaan Pemerasan Berantai Oknum Polisi dan Jaksa Mencuat

Mei 4, 2026
Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat

Mei 3, 2026
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik Jurnalistik

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB

No Result
View All Result
  • Home
  • Ragam
  • Daerah
  • Nasional
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukrim
  • Pendidikan
  • Politik
  • Sumut
  • TNI POLRI

Hak Cipta dialogberita © 2024 Web Development PT.TAB