DIALOG BERITA, Banda Aceh – Terpilihnya Aceh sebagai salah satu tuan rumah PON XXI/2024, bukan hanya sebuah seremoni dan hiburan olahraga yang menarik saja, namun kegiatan ini juga disambut posistif dan membawa berkah bagi sebahagian masyarakat Aceh, terutama yang berkecimpung dalam bisnis usaha mikro UMKM di Aceh
Pemerintah Aceh bekerjasama dengan PB PON XXI Aceh-Sumut 2024, memanfaatkan kesempatan event olahraga nasional ini untuk nemperkenalkan produk-produk UMK Aceh kepada masyarakat, terutama para peserta dan official PON yang hadir dari berbagai daerah di Indonesia. Moment PON ini adalah kesempatan yang sangat langka dan penting di Aceh dan harus mampu di manfaatkan semaksimal mungkin terutama untuk peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya bagi pelaku UMKM Aceh.

Salah satu lokasi PON EXPO XXI Aceh-Sumut yang besar dan paling ramai pengunjunnya adalah di area Blang Padang, Kota Banda Aceh yang diberi nama “GAMPONG UMKM” yang telah dibuka secara resmi Selasa, 10-9-2024 oleh Plh. Sekda Aceh, Azwardi, mewakili Pj. Gubernur Aceh Dr. H Safrizal, ZA, M.Si yang berhalangan hadir.
Dalam sambutan tertulis Pj Gubernur yang dibacakan Azwardi, disebutkan bahwa PON XXI Aceh-Sumut 2024 tidak hanya menjadi ajang olahraga bergengsi, tetapi juga momentum penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam acara yang dihadiri para pemangku kepentingan dan pelaku UMKM Aceh, Azwardi mengungkapkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk memanfaatkan momentum PON XXI Aceh-Sumut 2024 ini sebagai sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Aceh melalui produk-produk UMKM kepada masyarakat luas, baik secara nasional maupun internasional.

“Momentum PON XXI ini adalah kesempatan emas untuk tidak hanya meningkatkan citra Aceh di mata nasional, tetapi juga memperkuat ekonomi lokal melalui UMKM. Kami berharap kegiatan ini mampu meningkatkan penjualan dan daya saing produk-produk lokal, serta membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM Aceh,” ujar Azwardi.
Azwardi juga menegaskan, UMKM memegang peran vital dalam perekonomian Aceh. Berdasarkan data yang disampaikan, UMKM menyumbang 99% dari total usaha di Indonesia dan menyerap sebagian besar tenaga kerja. Oleh karena itu, PON EXPO XXI yang berlangsung selama sembilan hari ini diharapkan menjadi ajang bagi pelaku UMKM untuk saling bertukar informasi, meningkatkan kapasitas, dan memperluas jaringan pemasaran.
“Kegiatan UMKM Expo ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan, promosi, dan pemasaran produk-produk UMKM kita. Melalui PON EXPO, pelaku UMKM dapat berinteraksi langsung dengan calon pembeli, memperkenalkan produk mereka, dan belajar strategi pemasaran yang efektif,” katanya.
Lebih lanjut, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus mendukung pertumbuhan sektor UMKM dengan berbagai kebijakan dan program strategis. Ini termasuk peningkatan akses pembiayaan, pelatihan keterampilan, promosi produk, serta penciptaan iklim usaha yang kondusif.
“Dengan dukungan dari pemerintah dan sektor swasta, kami berharap sektor UMKM Aceh terus berkembang dan menjadi tulang punggung perekonomian yang lebih kuat,” ucapnyanya.
Azwardi menutup sambutan Pj Gubernur dengan mengharapkan dan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menyukseskan PON XXI Aceh-Sumut. Ia menekankan bahwa PON ini adalah panggung bagi kebanggaan Aceh, tidak hanya dalam hal olahraga, tetapi juga dalam memajukan industri lokal yang berakar pada budaya dan tradisi daerah.(T.AH.Djuly)
















