DIALOG BERITA, Kisaran – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan inklusif bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), Dosen Universitas Asahan gelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM)di Sekolah Luar Biasa (SLB) Swasta Osakali Asahan.
Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Pendidikan Inklusif dengan Media Flashcard Berbasis Digital untuk Anak Berkebutuhan Khusus”.

Kegiatan pengabdian berlangsung pada 22 Januari 2025, melibatkan sejumlah dosen yang memiliki kepakaran di bidang Pendidikan dan Teknologi, serta mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam pendampingan kepada para siswa di SLB Swasta Osakali Asahan.
Program ini bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dalam pembelajaran bagi Anak Berkebutuhan Khusus dengan memanfaatkan Teknologi Digital. Flashcard berbasis Digital yang diperkenalkan dalam kegiatan ini dirancang untuk membantu anak-anak dalam memahami konsep-konsep dasar secara lebih interaktif dan menarik. Melalui model pembelajaran ini, proses belajar mengajar di SLB Swasta Osakali menjadi lebih efektif dan menyenangkan.
Ketua TIM Pengabdian kepada Masyarakat, Putri Lidiana Permata Sari, M.S, menyampaikan bahwa pendidikan inklusif membutuhkan pendekatan yang kreatif dan adaptif. “Kami berharap media pembelajaran Digital ini dapat membantu guru dalam menyampaikan materi secara lebih mudah serta meningkatkan pemahaman siswa dalam berbagai aspek terutama pada materi pembelajaran”, ujarnya.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para Guru dan Siswa SLB Swasta Osakali Asahan. Guru yang berhadir diberikan pelatihan terkait penggunaan Flashcard digital agar dapat mengintegrasikan proses belajar mengajar di sekolah. Para siswa pun terlihat antusias saat mencoba media pembelajaran.
Kepala SLB Swasta Osakali, Lili Sugiarti, S.Pd, mengungkapkan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh dosen UNA. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan kontribusi dari Universitas Asahan dalam meningkatkan kualitas pendidikan bagi Anak Berkebutuhan Khusus di sekolah kami. Media Flashcard Digital ini sangat membantu dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap berbagai materi pembelajaran,” tuturnya.
Dalam kesempatan ini, TIM Pengabdian Dosen UNA juga menyampaikan terima kasih kepada Yayasan Universitas Asahan dan Ketua LPPM UNA atas dukungan penuh yang diberikan dalam pelaksanaan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat. Dukungan yang diberikan sangat berperan dalam keberhasilan program ini dan diharapkan dapat berlanjut di masa mendatang.
Pelaksanaan Program Pengabdian yang dilaksanakan secara sustainable diharapkan mampu mengantarkan UNA menempati Klaster Mandiri dari Dirjen Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi, saat ini diketahui UNA berada pada Klaster Utama sesuai dengan putusan Nomor 1114/E5/PG/02.00/2024 tanggal 4 Desember 2024, satu tingkat di bawah Kluster Mandiri.
Komitmen UNA dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam bidang Pendidikan harus pula seiring dengan inovasi dan kolaborasi yang dapat memperkuat sistem pendidikan di Indonesia, istimewa bagi Anak Berkebutuhan Khusus. (Tarida Ilham Manurung)
















