DIALOG BERITA, Asahan – Dalam rangka upaya pengembangan pendidikan di era globalisasi yang terintegrasi pada ruang Digitalisasi, FKIP UNA gelar Seminar Internasional Pendidikan pada 28 Desember 2024. Laporan kegiatan ini dirilis di media online dialogberita.com Sabtu, 4 Januari 2025, oleh dosen FKIP UNA, Tarida Ilham Manurung, beliau adalah sosok penggiat Jurnalisme Kampus yang aktif memberikan kontribusi di bidang jurnalistik. Berikut laporannya.

Seminar Internasional digagas dengan tema “Membangun Sistem Pembelajaran Adaptif di Era Digital untuk Peningkatan SDM Berkelanjutan” Ketua Pelaksana Tarida Ilham Manurung, M.Pd melaporkan bahwa kegiatan tersebut adalah salah satu bagian dari jalinan program kerja sama antara Universitas Asahan dengan Universitas Islam Melaka Malaysia.
Salah satu bentuknya adalah Implementation Agreement (IA) yakni adanya pelaksanaan forum kajian ilmiah baik secara langsung maupun melalui ruang teknologi seperti Zoom pungkasnya.
Di tempat terpisah, Dekan FKIP UNA Drs. Dailami, M.Pd dalam sambutan sekaligus membuka Seminar Internasional, turut mengapresiasi kegiatan Seminar Internasional Pendidikan tersebut, sekaligus ucapan terima kasih kepada Dekan Fakulti Pendidikan Universitas Islam Melaka Malaysia Dr. Mazni Binti Muhammad yg telah berkenan langsung menjadi Narasumber pada Seminar Internasional tersebut.
Dr. Mazni selaku Dekan Fakulti Pendidikan Universitas Islam Melaka Malaysia dalam Sambutanya mengucapkan “terimakasih yang setinggi-tingginya kepada keluarga besar Universitas Asahan terkhusus pada FKIP UNA atas kesempatan yang telah diberikan, Beliau berharap kegiatan yang sama dapat dilanjutkan ke depan dan dalam kegiatan yang lebih tinggi”.
Narasumber lainnya yang juga berasal dari Malaysia adalah Puan Kamazakira Binti Kamarudin yang turut menyajikan tema “Pendekatan Rumah Model a-z dalam Dalam Penulisan Asas Kana-kanak”. Berlanjut sebagai Narasumber ketiga yakni Dr. Sri Rahma Dewi Saragih, M.Pd yang mengangkat tema “Transformasi Pembelajaran Dengan Membangun Sistem Pembelajaran yang Responsif”. Diakhiri oleh Narasumber keempat yakni Lis Supiatman, S.Pd., M.Hum dengan mengangkat tema “Local Wisdom Based-Material toward Learning Outcome”.
Acarapun ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta yang di ikuti oleh dosen, para guru dan mahasiswa dari berbagai Perguruan tinggi. (Redaksi)
















