DIALOG BERITA, Sibolga – Jalan SM Raja di Sibolga mengalami kemacetan parah pada Selasa (30/07/2024). Akibat antrian panjang truk dump berwarna kuning di SPBU 14 225 314. Antrian ini diduga terkait dengan praktik pencurian atau penimbunan bahan bakar Bio Solar bersubsidi yang marak di kawasan tersebut.

Kemacetan ini muncul karena sejumlah truk mengisi bahan bakar secara bersamaan. Meskipun personel Dinas Perhubungan berada di lokasi, dukungan dari Satlantas Polres Sibolga tampak minim.
Abu Nisa Sikumbang, seorang pemerhati kota Sibolga, menyatakan kecurigaannya bahwa truk-truk tersebut mungkin terlibat dalam penyelundupan BBM Bio Solar ke kapal-kapal illegal fishing dengan memanfaatkan sistem barcode Pertamina.
Menurut Abu Nisa, modus operandi yang diduga digunakan adalah pengisian bahan bakar berulang kali dengan mengubah nomor kendaraan yang diinput dalam sistem. Tindakan ini melanggar hukum Minyak dan Gas Bumi, yang dapat dikenakan hukuman penjara hingga enam tahun dan denda sebesar Rp 60 miliar.

Abu Nisa meminta agar Kapolres Sibolga menurunkan personel Satlantas di jalur-jalur strategis seperti Jalan SM Raja dan SPBU lainnya di wilayah hukum Polres Sibolga. Ia juga mendesak agar tim Reskrim segera turun tangan untuk mengusut dugaan pencurian ini, yang sudah membuat masyarakat resah dan menimbulkan dugaan adanya keterlibatan oknum pegawai dalam praktik ilegal tersebut. (Abu/Yth)
















