DIALOG BERITA, Bayung Lencir – Suasana tenang di Desa Simpang Bayat, Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, mendadak gempar pada Minggu (21/9/2025) sekitar pukul 11.00 WIB. Sebuah truk Mitsubishi Colt Diesel bernomor polisi BA 8454 HU yang dikemudikan oleh Azka Fa’izun Indalloh (29), asal Kabupaten Solok, Sumatera Barat, hilang kendali hingga terguling dan menimpa rumah warga.

Rumah tersebut diketahui milik Ibrahim (51), seorang petani yang tinggal bersama keluarganya di RT 010 RW 001 Desa Simpang Bayat. Warga sekitar sontak panik ketika mendengar suara benturan keras dari arah jalan lintas nasional.
Menurut keterangan polisi, truk melaju dari arah Palembang menuju Jambi. Saat melintas di jalan lurus dengan kondisi bebas pandang, kendaraan tiba-tiba oleng ke kiri dan akhirnya terbalik, tepat di depan rumah milik Ibrahim.
Meski kecelakaan ini terlihat mengerikan, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sang sopir selamat tanpa cedera, begitu pula pemilik rumah dan keluarganya. Namun, bagian rumah mengalami kerusakan akibat tertimpa badan truk.
Kasat Lantas Polres Musi Banyuasin, AKP Pandri Pratama Putra Simbolon, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebutkan bahwa Satlantas langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP dan menghimpun keterangan saksi.
“Benar, sekitar pukul 11.00 WIB terjadi kecelakaan tunggal di Jalan Nasional Km.197 Desa Simpang Bayat. Truk Colt Diesel bernopol BA 8454 HU terguling dan menimpa rumah warga. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, hanya kerugian material,” jelas AKP Pandri.
Pihak kepolisian juga telah mengamankan sejumlah barang bukti, antara lain satu unit truk Colt Diesel, STNK kendaraan, serta SIM B I Umum milik pengemudi.
Sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi kejadian mengaku sempat syok. “Kami mendengar suara keras, seperti ledakan. Pas keluar rumah, ternyata ada truk terbalik tepat di depan rumah Pak Ibrahim. Untungnya tidak ada orang di dalam rumah saat kejadian,” ungkap salah seorang warga.
Peristiwa ini menambah catatan kecelakaan lalu lintas di jalur Palembang–Jambi yang dikenal padat kendaraan, terutama angkutan barang. Polisi mengimbau seluruh pengemudi untuk meningkatkan kewaspadaan, menjaga kecepatan, serta memastikan kondisi kendaraan layak jalan sebelum melakukan perjalanan jauh.
“Keselamatan adalah hal utama. Jangan memaksakan diri mengemudi jika kondisi badan lelah atau kendaraan tidak siap,” tambah Kasat Lantas. (Joe)
















